Pria di Lebak Banten Tertimbun Longsor Saat Gali Lubang Sumur 15 Meter

Pria di Lebak Banten Tertimbun Longsor Saat Gali Lubang Sumur 15 Meter

Antara - detikNews
Senin, 12 Okt 2026 05:41 WIB
Tim SAR Lebak turun ke dalam sumur untuk mengevakuasi korban yang tertimbun tanah longsor dengan kedalaman 15 meter.
Tim SAR Lebak turun ke dalam sumur untuk mengevakuasi korban yang tertimbun tanah longsor dengan kedalaman 15 meter. (ANTARA/HO-Basarnas)
Jakarta -

Seorang pria di Lebak, Banten, bernama Deni tertimbun material longsor dinding sumur saat melakukan penggalian. Tim pencarian dan pertolongan atau SAR berusaha mengevakuasi Deni dari timbunan longsor.

Dilansir Antara, Senin (12/10/2026), Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan korban tertimbun longsor saat melakukan penggalian sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter. Tim SAR berupaya evakuasi korban di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Lebak, Minggu (11/10).

Material tanah dari dinding sumur yang runtuh menimbun korban ketika sedang bekerja di dalam sumur. Memasuki hari pertama operasi pencarian dan pertolongan, tim SAR gabungan melakukan pengangkatan puing-puing material longsor di area kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mendukung proses evakuasi, tim SAR juga melakukan penguatan atau shoring pada dinding sumur serta membersihkan sisa material longsoran agar mengurangi risiko runtuhan susulan.

ADVERTISEMENT

Setelah melakukan evaluasi dan menyusun rencana penanganan, tim SAR kembali melanjutkan proses evakuasi korban dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Proses evakuasi terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dinding sumur yang berpotensi mengalami longsor susulan.

Sejauh ini, perkembangan operasi SAR hari pertama, korban masih dalam proses evakuasi. Tim SAR terus berupaya maksimal agar proses evakuasi dapat berjalan aman dan lancar.

"Kami melanjutkan evakuasi korban tertimbun material longsor tanah hari kedua pada Senin (12/10)," katanya menjelaskan.

Halaman 2 dari 2
(rfs/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini