Beruntung, Bulog Sub Divre IX Jember, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah. Program ini membuat warga miskin bisa sedikit tersenyum dengan adanya pasar murah.
"Selain untuk menetralkan harga pasar menjadi normal kembali, kami disini juga untuk membantu warga miskin yang membutuhkan sembako jelang puasa," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Achmad Sudiono Kepada detiksurabaya.com, Selasa (17/720/12)
Sejak pagi antrean panjang warga yang akan membeli kebutuhan pokok sudah terlihat di depan Pasar Tanjung.
Selain menyediakan minyak goreng, pasar murah ini juga menjual beras yang kini harganya melambung sejak banyaknya permintaan. Untuk 1 liter minyak goreng dijual dengan harga Rp 8.500 di bawah harga pasar yang kini mencapai Rp 11.000 hingga 12.000/liter, begitu pula dengan harga beras beras kemasan 10 kilogram yang dijual Rp 83.000.
"Kalau dibandingkan membeli di dalam pasar harganya masih murah disini, rencana tadi mau beli di dalam namun saya lihat ada pasar murah jadi saya beli disini saja," kata Fitri Susilowati, salah seorang warga di sela sela antrean.
Murahnya harga beberapa sembako membuat banyak kalangan masyarakat melakukan aksi borong. Bahkan, dalam antrean itu banyak tengkulak yang menyamar sebagai warga dan ikut antre dalam barisan warga miskin hingga berkali kali.
Pasar murah seperti ini akan dilakukan setiap hari di beberapa lokasi yang tersebar di 31 kecamatan. Program ini untuk meringankan beban masyarakat kecil dengan menggelontor 1 ton beras, 2.400 liter minyak goreng setiap harinya.
(bdh/bdh)











































