Empat korban dirawat di rumah sakit yakni Asmono (45), luka parah di bagian kepala dan belum sadarkan diri, Basuni (40) luka bagian kepala dan tangan kanan, Hadi Priono luka di bagian pinggang kanan serta Rinato mengalami luka ringan.
Seluruh korban warga Desa Karanggebang Kecamatan Jetis, Ponorogo dan merupakan satu keluarga.
"Saat itu, kami berempat sedang membongkar tembok untuk merenovasi rumah. Tiba-tiba tembok saat dibongkar di bagian tengah, langsung roboh," kata Rianto (35), salah satu korban luka ringan kepada detiksurabaya.com, Kamis (28/6/2012).
Rianto menerangkan, tembok yang juga menimpa dirinya itu merupakan tembok rumah milik Asmono, korban luka parah di bagian kepala yang kini belum sadarkan diri.
"Sebenarnya tembok sudah disanggah menggunakan bambu di kedua ujung tembok. Mungkin tidak kuat langsung ambruk ke arah kami. Saat itu almarhum tidak sempat menyelamatkan diri," jelasnya.
Mengetahui kejadian itu, kerabat dan tetangga korban langsung berusaha membongkar tembok yang ambruk dan melarikan semua korban ke RSUD dr Hardjono.
Sementara Kapolsek Jetis AKP Sumijan mengatakan ambruknya tembok murni kecelakaan kerja.
"Untuk korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka. Sedangkan tiga orang korban luka masih dirawat di rumah sakit, satu diantaranya luka parah dan belum sadarkan diri," ujar Sumijan.
(ze/fat)











































