Sejumlah warga menilai proyek pembangunan pelabuhan ini menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem laut. Karena itu, mereka menggelar unjuk rasa.
Dalam aksinya, warga melakukan blokade terhadap akses utama proyek pembangunan pelabuhan di sebelah utara jalur Pantura Jl Raya Tuban-Semarang ini dengan membentangkan sejumlah spanduk penolakan.
"Sejak proyek pembangunan pelabuhan dikerjakan, nelayan sekitar yang menjadi korban. Dampaknya sudah banyak dikeluhkan para nelayan," kata Iwan, koordinator aksi.
Menurutnya, air laut jadi keruh dan ekosistemnya rusak. Dan akibat lain, nelayan semakin sulit untuk mendapatkan ikan. Dengan berbagai permasalahan yang ada, warga berharap pembangunan pelabuhan kusus yang sudah memasuki tahap tiang pancang dihentikan.
Aksi pemblokiran ini mendapat penjagaan ketat dari personil kepolisian. Puas berorasi, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.
(fat/fat)











































