Kondisi tubuh yang tercerai berai membuat warga mencari bagian tubuh korban yang berserakan di rel KA. Warga mengumpulkan tubuhnya satu per sat. Kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan.
Salah seorang saksi mata, Slamet mengatakan, peristiwa nahas menimpa kakek yang hingga belum diketahui identitasnya ini berawal saat akan menyeberang rel menuju sawah. Nahas, saat di tengah rel melintas KA dari arah barat dan menabrak korban.
"Korban langsung tertabrak kereta tanpa sempat untuk menghindar," kata Slamet, Kamis (31/5/2012).
Sementara Kapolsek Deket, AKP Yanti mengatakan, hingga kini identitas kakek belum diketahui. Dari iri-ciri fisik, terang Yanti, diketahui kalau kakek yang tertabrak kereta api ini berusia sekitar 60 tahun dan memakai baju batik.
"Kami berharap apabila ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk menghubungi kami," jelasnya.
(fat/fat)











































