"Korban tewas di lokasi tergencet bodi truk. Untuk keneknya mengalami luka-luka saja," kata Kanit Laka Polres Mojokerto, Ipda Sariyanto saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (5/4/2012).
Menurutnya, karena tak kuat menanjak, truk bernopol W 8433 C dari Trenggalek melalui Kota Batu tersebut, sempat berhenti untuk menurunkan genting sekitar 1.500 buah. Setelah diturunkan, truk melanjutkan perjalanannya dengan medan jalan mulai menurun.
"Menurut beberapa saksi di lokasi, karena tak kuat tanjakan, truk ini sempat berhenti dan menurunkan genting beberapa saat," tandasnya.
Kondisi jalan menurun ini membuat Abdul Kholik tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Truk justru turun ke arah kiri jalan hingga belakang body truk menabrak tebing. Setelah menabrak tebing, truk akhirnya terguling beberapa kali dan menyebabkan Abdul Kholik dan kenek tanpa identitas ini tergencet.
"Tidak ada luka di tubuh korban tewas. Namun, hidungnya mengeluarkan darah terus dan dipastikan meninggal dunia di lokasi," ujarnya.
Setelah menjalai otopsi di rumah sakit, korban tewas langsung dibawa ke rumah duka di Desa Kamulan Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek.
(fat/fat)











































