Dampak Badai Lua Di Australia, Pelabuhan Ketapang Ditutup

Dampak Badai Lua Di Australia, Pelabuhan Ketapang Ditutup

Irul Hamdani - detikNews
Kamis, 15 Mar 2012 14:30 WIB
Banyuwangi - Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menutup sementara aktivitas penyeberangan ke Gilimanuk, Bali. Penutupan itu dilakukan karena kecepatan angin di Selat Bali meningkat dan membahayakan aktivitas pelayaran, Kamis (15/3/2012).

Manejer Operasional PT Indonesia Fery Ketapang, Saharudin Koto mengatakan, pelabuhan ditutup mulai pukul 11.30 WIB. Itu disebabkan cuaca terutama kecepatan angin yang kencang. Angin tersebut menyebabkan arus Selat Bali berbahaya bagi kapal.

"Cuaca terutama angin," katanya saat dihubungi detiksurabaya.com.

Hingga pukul 13.30 WIB, Pelabuhan Ketapang masih ditutup. Akibatnya antrean penumpang seperti mobil pribadi, truk, bus serta sepeda motor terjadi di dalam area parkir Pelabuhan Ketapang.

"Penumpukan tidak sampai keluar," lanjutnya.

Sementara Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika, Banyuwangi, menyatakan beberapa hari terakhir cuaca di Banyuwangi dan sekitarnya kurang bersahabat. Cuaca buruk itu dampak dari badai tropis yang terjadi di Australia.

Tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Timur bisa mencapai 5 meter. Termasuk laut selatan Banyuwangi. Diimbau pada nelayan dan aktivitas pelayaran untuk selalu waspada hingga lima hari kedepan.

"Dampak dari badai tropis di Australia, badai Lua namanya," ujar Prakirawan Cuaca BMKG, Banyuwangi, Anjar Triono Hadi, kepada wartawan.

(fat/fat)
Berita Terkait