"Dari hasil penelitian sudah positif flu burung. Kepala, jenggker, dada berwarna biru bengkak," kata Iswahyudi, Kordinator Pengendalian Penyakit Flu Burung, Dinas Peternakan Jawa Timur di Kelurahan Petamanan, Jumat (17/2/2012).
Kejadian tersebut terjadi sejak Minggu (13/2/2012). 40 Ayam mati mendadak di Kelurahan Babatan. Sedangkan Kamis (16/2/2012), 20 ayam milik warga Kelurahan Petamanan mati mendadak.
"Dua dari ayam yang mati terinveksi sudah dibawa ke Lab Provinsi untuk diteliti," jelas Iswahyudi.
Sementara untuk mengantisipasi penyebaran virus, Dinas Peternakan Jatim dan Kota Pasuruan melakukan penyemprotan disinvektan di kandang-kandang ternak milik warga.
"8 ayam milik Ny Siami juga kita bakar," tandas Iswahyudi.
Sementara wabah flu burung membuat warga panik. Warga khawatir virus akan menyerang ke manusia.
(bdh/bdh)











































