Gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia. Jumlah korban tewas imbas gempa tersebut kini mencapai 69 orang.
Dilansir AFP, Selasa (11/8/2026), tim darurat segera dikerahkan untuk membantu para korban dan mencari penyintas di bawah reruntuhan setelah gempa melanda wilayah pesisir Choco pada pukul 07.34 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guncangan tersebut, yang berpusat di kedalaman 100 kilometer (60 mil) di wilayah administratif San Jose del Palmar, menewaskan sedikitnya 40 orang di wilayah Risaralda.
"Situasinya kritis," ujar Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, kepada Caracol Radio.
Sebanyak 27 orang tewas di departemen Valle del Cauca, dan dua orang lainnya meninggal di kota Manizales, yang terletak di kawasan penghasil kopi Kolombia.
Gempa tersebut menyebabkan menara katedral kebanggaan kota Manizales runtuh, menurut pengamatan seorang jurnalis AFP.
"Sangat banyak bangunan" di kota itu mengalami kerusakan, kata seorang pejabat setempat, Jaime Zuluaga (50 tahun). "Arus lalu lintas lumpuh total dan warga enggan kembali ke rumah mereka karena khawatir akan adanya gempa susulan."
Seperti diketahui, gempa M 7,4 itu terjadi pada Senin (10/8/206) pukul 07.34 pagi waktu setempat. USGS melaporkan bahwa pusat gempa berada di San José del Palmar, di departemen Chocó. Titik gempa berada di jarak 280 kilometer di sebelah barat Bogotá dengan kedalaman 107 kilometer.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengumumkan bahwa ia akan segera bertolak ke wilayah yang terdampak gempa tersebut. Di Bogota, warga berlarian ke jalan dengan mengenakan pakaian tidur saat sirene darurat berbunyi, menurut pantauan wartawan AFP.










































