Mereka yakni, Joko Hadi Purnomo (25), asal Dusun Mojoroto Desa/Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Joko alami luka bacok ditangan kanan.
"Kaki kanan saya juga patah," kata Joko, saat ditemui wartawan di Rumah Sakit Fatimah Banyuwangi.
Korban selanjutnya M. Khoirul Anam (22), warga Dusun Krajan Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Pendekar muda ini luka bacok dipinggang kiri sedalam dan sepanjang 7 centimeter.
Sedangkan seorang pesilat lagi, Lukman Hakim (24), warga Kecamatan Srono, hanya luka lecet-lecet.
Penyerangan ini terjadi di dalam sekretariat UKM PSHT saat ketiga korban istirahat, pukul 03.00 WIB. Korban mengatakan, diperkirakan jumlah penyerang enam orang.
Namun yang masuk ke dalam hanya dua orang. Sedangkan empat lainnya berjaga di depan. Saat itu sempat terjadi duel sengit antara korban dan pelaku.
Bahkan pelaku sempat terdesak hingga akhirnya menghunus parang. Meski mengalami luka bacok, korban kembali berhasil memukul mundur kedua pelaku.
"Saya sempat kejar dua orang itu, ternyata ada empat orang lainnya," ujar Khoirul, yang juga dirawat di rumah sakit yang sama.
Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait peristiwa tersebut. Penyidik dari Polres Banyuwangi sudah meminta keterangan para korban di rumah sakit, tempat ketiganya dirawat.
(bdh/bdh)











































