Saat dirawat di Instalasi Rawat Darurat (IRD), warga Perum Panorama Indah Kecamatan Panarukan Situbondo itu tidak sadarkan diri. Selang oksigen terpasang di kedua lubang hidungnya untuk membantu pernafasan Farid Abdullah yang mulai mendengkur.
"Mungkin saja bagian kepalanya yang jatuh duluan. Ini lihat sampai benjol besar begini," kata Kepala UPTD PMK Situbondo Sukamto, sambil menunjukkan kepala Farid Abdullah yang bengkak di IRD .
Dari keterangan yang dihimpun, Farid Abdullah terjatuh dari lantai dua gedung UPTD PMK saat menjelang pulang kantor. Sebelum pulang, ayah tiga anak itu lebih dulu bersih-bersih di lantai dua kantornya.
Usai bersih-bersih, Farid bermaksud melemparkan sampah ke arah temannya bernama Ivan, yang sedang berdiri di bawah. Namun, entah bagaimana kaki Farid tergelincir hingga dia terjatuh dari ketinggian 5 meter.
Tubuh Farid Abdullah terpelanting ke lantai dasar bagian gudang tepat sisi timur kantor UPTD PMK. Celakanya, saat itu pintu gudang terkunci sehingga memperlambat evakuasi korban ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
"Waktu mau dievakuasi dia (Farid Abdullah, red) sudah dalam keadaan terlentang sambil muntah-muntah," tukas Munir, salah seorang petugas PMK lainnya.
(bdh/gik)










































