Purnawirawan Letkol Polisi Ditemukan Bunuh Diri

Purnawirawan Letkol Polisi Ditemukan Bunuh Diri

- detikNews
Kamis, 19 Jan 2012 15:28 WIB
Bondowoso - Warga Kelurahan Badean, Kecamatan Kota, Bondowoso mendadak gempar. Seorang purnawirawan polisi berpangkat Letkol ditemukan telah menjadi mayat dalam kondisi menggantung di kamar belakang rumahnya, Kamis (19/1/2012).

Korban bernama Sabarudin (71), warga Jalan Zainul Arifin No 45, Kelurahan Badean. Saat kali pertama ditemukan, leher korban terjerat seutas tampar plastik berwarna hijau, yang digantungkan pada kusen pintu kamar. Kuat dugaan, perwira menengah kepolisian itu meninggal karena bunuh diri.

Informasi yang dihimpun, penemuan jenazah itu bermula saat adik korban, Manisa, warga Perumahan Anggrek, Jember berusaha menghubungi kakaknya yang memang hidup membujang itu melalui telepon berkali-kali. Lantaran tak ada jawaban, ia kemudian meminta tolong tetangga korban untuk melihat apa yang terjadi.

Beberapa tetangga terdekat lantas mendatangi rumah korban untuk mengetahui. Karena dalam posisi terkunci dari dalam, mereka terpaksa mendobrak pintu belakang. Setelah pintu terbuka, ditemukan mayat korban dalam posisi menggantung.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi dan menghubungi kerabat terdekat korban. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mayat korban selanjutnya dibawa ke RSD dr Koesnadi untuk dilakukan visum et repertum.

Wakil Kapolres Bondowoso Kompol Koesno Wibisono saat dikonfirmasi detikSurabaya mengatakan, berdasarkan hasil otopsi luar yang dilakukan pihak rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Murni karena bunuh diri," ungkap Koesno Wibowo.

Menurut Koesno, pihak keluarga juga keberatan kalau dilakukan otopsi secara menyeluruh pada tubuh korban, untuk mengetahui secara detil penyebab kematiannya. Bahkan, pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan agar kejadian ini tidak perlu dilanjutkan penyelidikannya.

"Keluarga tampaknya sudah menerima bahwa penyebab kematian korban murni karena bunuh diri," pungkas Koesno Wibowo.


(bdh/bdh)
Berita Terkait