Dugaan pembunuhan napi anak ini diketahui dari hasil visum karena ada dugaan penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP I Gede Dewa Juliana menjelaskan ada dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya siswa SMP 2 Kauman.
"Dari hasil visum polisi ada dugaan penganiayaan," kata Gede Dewa kepada wartawan, Jumat (13/1/2012).
Dewa menjelaskan, sampai saat ini pihaknya melakukan pemeriksaan kepada beberapa teman sel korban. Sedikitnya ada 11 narapidana di blok F yang juga disebut sebagai sel blok khusus tahanan anak.
"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan pada saksi-saksi di sel anak Blok F," terangnya.
Sementara itu Kalapas T Suherianto membenarkan adanya napi anak yang tewas di tahanan. Namun dirinya menjelaskan jika berdasarkan laporan yang diterimanya kematian Hisyam disebabkan karena terpeleset di kamar mandi.
"Saat itu saya dihubungi oleh anak buah saya ada tahanan yang tewas, sekitar jam 2 pagi meninggal karena terpleset di kamar mandi," tuturnya.
Hisyam Dayu Firmansah merupakan anak pertama dari pasangan Samsul Efendi dan Eko Pujiningsih. Dia ditahan akibat kasus penggunaan narkoba November 2010 lalu. Namun karena masih tergolong anak-anak ,Hisyam dimasukkan sel tahanan pada Kamis (12/1/2012) pukul 15.00 oleh Kejaksaan Negeri Tulungagung.
Namun masih sehari menjalani hukuman, Hisyam tewas saat akan dirujuk ke rumah sakit Dr Iskak Tulungagung pukul 02.00 WIB, Jumat (13/1/2012) pagi tadi.
(fat/fat)











































