Bahkan dua warga diantaranya terpaksa dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka cukup serius. Kejadian bermula saat seorang warga Burengan, Sulaiman melintas di jalan Kelurahan Pakunden, namun tiba-tiba seekor anjing herder menyerangnya.
Anjing tersebut menggigit paha Sulaiman, hingga membuat Sulaiman berusaha melepas gigitan anjing. Sayang setelah gigitan berhasil terlepas di bagian paha, anjing tersebut justru ganti menggigit betis Sulaiman.
"Saya kemudian mengambil kayu yang kebetulan ada di dekat saya, melihat saya akan memukulnya, anjing melepas dan lari," kata Sulaiman saat dirawat di RS Bayangkara kepada detiksurabaya.com, Jumat (6/1/2012).
Anjing kemudian berlari dan ganti menyerang Rukmini, warga Pakunden yang sedang berjalan kaki. Anjing menggigit tangan kiri Rukmini, hingga Rukmini bergulat sendirian dengan anjing lebih dari 5 menit.
Sementara sepasang suami istri (Pasutri) yang berusaha menolong Rukmini juga mengalami gigitan anjing tersebut.
"Saya tidak tahu orang mana dua orang suami istri yang menolong saya, mereka turun dari kendaraan dan berusaha menolong saya. Tapi mereka juga digigit, untung anjing melepas gigitan saat banyak warga yang datang menolong," ungkap Rukmini saat ditemui detiksurabaya.com di RS Baptis.
Korban oleh warga dilarikan ke rumah sakit, Rukmini dibawa ke RS Baptis dan Sulaiman dibawa ke RS Bayangkara.
Menurut keterangan warga, anjing tersebut adalah anjing heder milik Candra warga Pakunden yang sering digunakan polisi untuk pengamanan.
Menanggapi kejadian ini, AKBP Ratno Kuncoro Kapolres Kediri Kota mengaku akan bertanggung jawab kepada korban gigitan anjing.
"Ajing tersebut adalah milik pecinta herder yang biasa kita gunakan untuk membantu tugas kepolisian yang terlepas dari kandangnya, maka kita juga harus ikut bertanggungjawab," tegas Ratno Kuncoro.
(fat/fat)











































