"Sepertinya yang meledak adalah tangki pengolah oli bekas. Saya tidak tahu kenapa meledak," kata salah satu korban, Sunari, kepada wartawan di RS Petrokimia Gresik, Sabtu (8/10/2011).
Sunari mengatakan bahwa kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Dia dan temannya langsung lari tunggang langgang setelah terdengar ledakan meski tubuhnya terasa perih karena terbakar.
"Tangan dan beberapa bagian tubuh saya terbakar," tandas Sunari.
Dugaan tersebut dipertegas oleh Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Fauzan Sukmawan. Fauzan mengatakan bahwa berdaarkan keterangan saksi yang diperiksa, ledakan yang memicu kebakaran tersebut memag berasal dari tangki pengolah oli bekas.
"Saat itu karyawan lagi mencoba alat pengolah oli bekas yang baru. Lalu alat itu meledak," ujar Fauzan.
Fauzan mengatakan bahwa 5 orang saksi sudah dimintai keterangan. Dari keterangan para saksi, malam itu ada 14 karyawan yang masuk kerja. Dari 14 karyawan tersebut ada 10 pekerja yang menjadi korban. Namun versi RS Petrokimia Gresik ada 11 korban. Fauzan sendiri memastikan bahwa salah satu korban yakni Apiyu merupakan WNA Cina.
Saat ini akses di KIG ditutup dan dijaga. Polisi nampak berjaga di pintu masuk KIG di kawasan Petrokimia maupun pintu keluar yang mengarah ke Perumahan Gresik Kota Baru (GKB).
(bdh/bdh)










































