Senyum Trump Terkembang Usai Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

Senyum Trump Terkembang Usai Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Sep 2026 21:11 WIB
LOS ANGELES, CALIFORNIA - OCTOBER 28: Prince Harry, Duke of Sussex and Meghan, Duchess of Sussex look on from the stands during game four of the 2025 World Series between the Toronto Blue Jays and the Los Angeles Dodgers at Dodger Stadium on October
Pangeran Harry dan Meghan (Foto: Ronald Martinez/Getty Images)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku senang usai Pangeran Harry dan istirnya Meghan Markle meninggalkan AS. Pangeran Harry dan Meghan pulang ke Inggris usah 6 tahun tinggal di negeri Paman Sam.

"Saya senang dengan itu. Saya bukan penggemar mereka," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval ketika ditanya pendapatnya tentang Harry dan Meghan yang meninggalkan AS, dilansir kantor berita AFP, Kamis (3/9/2026).

Trump menuduh Meghan tidak sopan kepada mendiang Ratu Elizabeth II. Pasangan selebriti papan atas itu kini kembali menetap di tanah kelahiran Harry, di Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harry dan Meghan, enam tahun lalu, meninggalkan United Kingdom (UK) dan membangun kehidupan baru di California setelah mereka mundur sebagai anggota keluarga kerajaan yang aktif di tengah perselisihan sengit dengan keluarganya.

"Menurutku mereka memperlakukan keluarga kerajaan dengan sangat tidak hormat. Aku tidak menyukainya. Aku tidak suka cara dia bertindak. Menurutku dia sangat tidak sopan kepada Ratu, kepada Raja Charles," ujar Trump.

ADVERTISEMENT

Trump berandai-andai dia tidak akan menerima Meghan dan Harry jika dirinya adalah keluarga kerajaan. Trump mengatakan dia tidak akan jadi pemaaf bila menjadi keluarga kerajaan.

"Mungkin saya berbeda. Saya tidak akan menerimanya kembali, kan? Jika saya adalah keluarga kerajaan, saya tidak akan menerimanya kembali," kata Trump.

Harry, tampaknya telah memperbaiki hubungan dengan ayahnya, Raja Charles III, yang sedang berjuang melawan kanker, selama kunjungan-kunjungan terakhirnya ke Inggris. Harry dilaporkan masih berselisih dengan Pangeran William, saudara laki-lakinya dan pewaris takhta, serta istri William, Catherine.

Seperti diketahui dilansir BBC, dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada tahun 2021, Meghan mengatakan bisa menentukan jalan hidupnya sendiri membuatnya merasa lebih "lepas".

Di sisi lain, Harry juga mengatakan bahwa Amerika Serikat memberi dirinya dan keluarganya tingkat privasi dan kebebasan yang "pasti tidak akan bisa" mereka nikmati di UK.

Harry bahkan menyebut kehidupan seperti itu sebagai sesuatu yang kemungkinan diinginkan ibunya, Putri Diana, untuk dirinya.

Pasangan itu kemudian menetap di Montecito, California, kawasan elite yang menjadi rumah bagi sejumlah selebritas ternama seperti Oprah Winfrey, Gwyneth Paltrow, dan Rob Lowe.

Harry dan Megan Pulang ke Inggris

Dilansir Deutsche Welle (DW), kabar kepulangan Harry dan Meghan dilaporkan oleh media Inggris pada Rabu (19/8). Mereka kembali setelah mundur dari tugas kerajaan enam tahun lalu. Sejak saat itu, keduanya tinggal Amerika Serikat (AS).

Menurut The Telegraph, pasangan itu berencana kembali ke Inggris dalam beberapa pekan mendatang. Mereka akan menetap di sebuah rumah pribadi. Tempat itu bukanlah kediaman kerajaan dan disebut berada di luar London.

Sejumlah kantor berita kemudian mengonfirmasi laporan tersebut.

Kedua anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5), disebut telah terdaftar di sebuah sekolah di Inggris. Menurut sejumlah media, mereka akan mulai bersekolah pada September.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Harry maupun Buckingham. Kerajaan selama ini memang tidak banyak berkomentar mengenai anggota keluarganya yang tak lagi menjalankan tugas resmi.

Putra bungsu dari Raja Charles III dan Putri Diana, Harry (41), menikah dengan mantan aktris AS, Meghan Markle (45), pada 2018. Mereka mendapat sorotan media yang besar.

Saat itu, pernikahan Harry dengan Meghan, yang memiliki ras campuran, dipandang sebagai tanda kemajuan dalam keluarga kerajaan Inggris. Namun, hubungan keduanya dengan keluarga kerajaan terus diwarnai drama dan sorotan media yang intens.

Setelah meninggalkan tugas kerajaan, Harry dan Meghan pindah ke California pada 2020. Ketegangan mereka dengan keluarga kerajaan semakin parah setelah Harry menerbitkan memoarnya yang berjudul "Spare".

Harry dan Meghan juga berulang kali mengkritik monarki dan keluarga kerajaan melalui sejumlah wawancara televisi dan dokumenter Netflix.

Keduanya meninggalkan Inggris untuk menghindari tekanan dan keterbatasan sebagai anggota keluarga kerajaan. Mereka juga menuding, personel kerajaan tidak sensitif terhadap kondisi kesehatan mental Meghan.

Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, Meghan berbagi cerita ketika ia masih mengandung. Katanya, ada seorang anggota keluarga kerajaan yang pernah mempertanyakan seberapa gelap warna kulit putranya, Archie.

Hubungan Harry dengan ayahnya, Raja Charles III, serta kakaknya, Pangeran William, memburuk setelah ia meninggalkan tugas kerajaan. Mereka bahkan disebut nyaris tidak lagi berhubungan.

Tahun lalu, Harry mengatakan ingin memperbaiki hubungannya dengan sang ayah yang tengah menjalani perawatan kanker.

Pada awal Juli, Harry dan Meghan sempat berkunjung ke Inggris bersama kedua anak mereka. Dalam kunjungan tersebut, mereka bertemu secara tertutup dengan Raja Charles.

Itu menjadi kali pertama Archie dan Lilibet bertemu kakek mereka sejak perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 2022.

Menurut laporan media Inggris, Raja Charles baru mengetahui rencana Harry untuk kembali ke Inggris pada Minggu (16/8).

Tonton juga video "Trump Usul Selat Hormuz Jadi Selat Trump!"

Halaman 2 dari 2
(lir/fas)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini