"Sudah dapat dipadamkan. Kami harus menggunakan foam untuk menjinakkan api," kata salah satu petugas PMK, Agus Sutrisno, kepada wartawan, Sabtu (8/10/2011).
Agus mengatakan bahwa awalnya petugas melakukan pemadaman menggunakan air karena yang terbakar adalah oli. Petugas PMK pun mengatakan kepada pihak perusahaan bahwa api harus dipadamkan menggunakan foam. Masalahnya, kata Agus, harga foam cukup mahal.
"Setelah pihak perusahaan setuju untuk menanggung biaya, maka kami melakukan pemadaman menggunakan foam," tambah Agus.
Rupanya cara itu efektif. Hanya selama 20 menit, api berhasil dipadamkan. Padahal sebelumnya petugas PMK harus berjibaku selama 1 jam menjinakkan api dengan air, dan itu tak berhasil. Agus mengaku pihaknya menghabiskan 200 - 300 liter foam untuk menjinakkan api.
"Bangunan pabrik nggak ludes semua. Yang terbakar adalah sisi tengah bagian barat dan selatan," tandas Agus.
(iwd/bdh)











































