Dengan membentangkan poster bertuliskan: "Karaoke menjamur, korbannya anak di bawah umur","Zina merajalela pemerintah diam saja".
"Kami prihatin dengan maraknya tempat hiburan di kota kediri, pemerintah bersama dewan harus mampu membatasi maraknya temoat hiburan," teriak salah seorang berorasi melalui megaphone, Kamis (6/10/2011).
Massa meminta anggota dewan menemui dan menjelaskan dengan tak mampunya membatasi marak tempat hiburan.
"Wahai wakil rakyat buka matamu, dengarkan suara kami, kami menyuarakan aspirasi rakyat," teriak Zainal Korlap Aksi di tengah orasinya.
Dengan pengamanan ratusan polisi, massa terus mendesak perwakilan anggota dewan keluar menemui massa. Tidak segera ditemui perwakilan dewan, massa terus mendobrak-dobrak pintu besi gerbang Kantor DPRD Kota Kediri.
Tak mampu menjebol pintu besi, massa akirnya terus menyuarakan tuntutan dengan berorasi di depan kantor dewan.
(fat/fat)
