"Kejadian ini murni kecelakaan. Korban tewas saat perjalanan ke rumah sakit usai tercebur sumur," kata Kapolsek Kesamben AKP Ilyas saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (8/9/2011).
Informasi yang diterima detiksurabaya.com, peristiwa tewasnya Saifullah tersebut berawal ketika ayahnya, Sutomo (51) mengajak membenahi atap rumah bagian tengah atas.
Usai membetulkan atap ini, Sutomo mengajaknya membetulkan atap bagian samping rumah. Tanpa disadari, saat melangkahkan kaki ke atap ini, asbes yang diinjaknya tak diketahui jika sudah lapuk. Akibatnya, kaki Saifullah terperosok dan seluruh tubuhnya terjatuh.
Naasnya lagi, tak hanya terperosok dan terjatuh, sumur yang berada tepat di bawahnya seakan-akan menelan tubuh cekingnya. Akibatnya, Saifullah tercebur ke dalam sumur.
Mungkin karena pingsan, Saifullah tak sadarkan diri dan tubuhnya tenggelam. Hal ini membuat ayahnya bertindak cepat dan langsung mencoba menolongnya.
Teriakan Sutomo yang sangat keras, membuat para tetangga geger dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Melihat tubuh Saifullah tenggelam, warga langsung mengevakuasinya menggunakan tangga.
Usai dievakuasi, warga segera melarikannya Saifullah yang sudah tak sadarkan diri ke RS Al Aziz Tembelang. Meski sudah dibawa ke rumah sakit, nyawa Saifullah tak tertolong lagi.
"Setelah nyawanya tak tertolong ini, korban langsung dibawa ke rumah duka dan langsung dikebumikan," pungkas Ilyas.
(bdh/bdh)










































