"Korban tewas tanpa identitas ini kondisinya mengenaskan. Korban juga sudah dibawa ke RSUD Kota Mojokerto untuk menjalani otopsi," kata Kapolsek Mojoanyar, AKP Subiyanto saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Kamis (1/9/2011).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tewasnya pria tanpa identitas ini berawal saat dirinya terlihat mondar-mandir kebingungan di sekitar pos pintu perlintasan KA Desa Damarsi. Saat ditanya warga, pria ini tak menghiraukan.
Bahkan, pria dengan tubuh besar dan berambut keriting ini juga sempat ditawari warga makan. Karena warga menganggapnya seperti orang gila, pria ini akhirnya ditinggal warga dan tetap berjalan di area perlintasan KA.
Beberapa saat kemudian, KA Sancaka jurusan Surabaya-Yogjakarta dari arah Timur melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Kota Mojokerto. Mendekati lokasi kejadian, KA ini membunyikan bel beberapa kali.
Meski sudah dicegah beberapa warga dan diperingatkan ada KA yang hendak melintas, pria ini tetap nekat berlari ke tengah rel. Sesampai di tengah rel ini, pria tanpa identitas ini langsung tersambar.
"Saat tersambar, tubuh pria ini terseret beberapa meter. Kondisi tubuhnya mengenaskan dan hancur," ujar Subiyanto.
Mendengar KA yang beberapa kali membunyikan bel dan dianggap tak biasanya terjadi, ratusan warga yang tak mengetahuinya langsung berlarian menuju perlintasan ini. Dengan kaget, warga menemukan pria ini tewas dengan darah berceceran di sepanjang rel.
"Dari hasil olah TKP, pria ini diketahui tanpa identitas. Pria ini diketahui nekat bunuh diri, sementara ini motif masih diselidiki," pungkasnya.
(fat/fat)










































