Jebol Tembok, Kawanan Garong Bobol Koperasi Simpan Pinjam

Jebol Tembok, Kawanan Garong Bobol Koperasi Simpan Pinjam

- detikNews
Kamis, 11 Agu 2011 15:50 WIB
Jebol Tembok, Kawanan Garong Bobol Koperasi Simpan Pinjam
Banyuwangi - Koperasi simpan pinjam (KSP) Mitra Usaha Rakyat Jaya, di Dusun Srono, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi, digarong perampok. Pelaku masuk ke dalam setelah menjebol dinding samping kanan kantor koperasi tersebut.

Peristiwa ini sendiri baru diketahui Agung Rahadianto (38), ketua KSP Mitra Usaha Rakyat Jaya, saat ia membuka dan masuk ke dalam kanto, sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (11/8/2011). Ia terperanjat karena ada lubang menganga di tembok samping kanan.

Karena takut terjadi sesuatu, ia melangkah keluar sembari menelepon Alfan, pengawas KSP yang berkantor di Jalan raya Muncar, Srono tersebut. Alfan sendiri setelah memastikan dilokasi langsung melapor ke Polsek Srono.

Dari kejadian ini, uang sebesar Rp 22 juta dan sebuah HP raib dari tempatnya. Uang tunai hasil setoran nasabah tersebut diambil pelaku dari sebuah brankas yang terletak diruangan khusus.

Untuk mengambil uang, pelaku membuka paksa brankas. Pintu brankas terlihat lepas dari tempatnya. Di seluruh tepi brankas terlihat bekas congkelan. Dari jejak inilah, polisi menduga bila pelakunya merupakan komplotan berpengalaman.

"Diduga lebih dari tiga orang," jelas Kapolsek Srono, AKP Jodana Gunadi, pada detiksurabaya.com saat di lokasi.

Dari olah TKP, polisi menduga setelah berhasil menjebol tembok gedung koperasi, pelaku langsung menuju keruang belakang dengan mencongkel pintu terlebih dahulu. Selanjutnya menuju ke gudang dan ruang pembukuan.

Karena tidak menemukan yang dicari, pelaku selanjutnya menuju ke ruangan pimpinan koperasi. Disitu semua lemari dan laci yang ada dicongkel dan isinya diobrak abrik. Pelaku baru mendapatkan apa yang dicari, setelah mencongkel pintu ruangan brankas.

"Baru kemudian pelaku menjebol brankas dan mengambil uang yanga ada," tambah Jodana.

Anehnya, meski sempat mencongkel pintu ruangan utama namun loket kasir yang ada disitu tak terjamah sedikit pun. Padahal, di loket kasir terdapat sejumlah uang. Pelaku juga meninggalkan coretan di dinding persis disebelah lubang yang mereka buat.

"MEN CIPLUK" demikian pelaku menulisnya. Coretan itu seolah merujuk nama alias seseorang, atau juga nama kelompok pencoleng tersebut. Dilokasi ada dua linggis besar dan dua pasang sarung tangan. Serta dua bungkus rokok Marlboro yang tersisa isinya.

"Barang barang itu milik pelaku, sudah kita amankan sebagai barang bukti," jelas seorang petugas dari unit identifikasi Polres Banyuwangi.

Pelaku diduga beraksi sejak sore hari, kira-kira seusai koperasi tersebut tutup pukul 16.00 WIB. Pasalnya untuk menjebol tembok dan brankas memerlukan waktu yang lumayan lama. Perampok ini sepertinya juga sempat tidur untuk beberapa saat.

"Kain penutup mesin fotokopi ini tadi ada dilantai seperti dibuat alas tidur. Kotak kardus minuman mineral dipakai untuk bantalnya," jelas Alfan.

Dari pantauan detiksurabaya.com di lokasi, di sisi kanan koperasi ada sebuah tanah kosong dengan sedikit pohon pisang. Ditanah itu ada tumpukan batako setinggi setengah meter. Tumpukan itu dimanfaatkan pelaku sebagai pelindung untuk menjebol tembok koperasi.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Polisi sepertinya sedikit kesulitan untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga kelompok profesional ini. Tak satupun sidik jari yang ditemukan dilokasi.

"Sepertinya mereka kelompok berpengalaman," jelas Kanit Resmob Banyuwangi Selatan, Aiptu Agus, yang turut serta dalam olah TKP.

(bdh/bdh)
Berita Terkait