"Jumlah ini meningkat sedikit dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Kepala Kantor Bank Indonesia Totok Hermiyanto saat berbincang dengan detiksurabaya.com di kantornya Jalan Merdeka Utara, Jumat (5/8/2011).
Ia mengungkapkan, temuan upal itu didapatkan dari seluruh bank yang berada di wilayah kerjanya selama 2011 ini, yang jumlahnya mencapai Rp 117.805.000 juta.
"Secara nominal temuan ini meningkat 1,80 persen, tapi dari segi jumlah lembar yang ditemukan menurun 13,60 persen," bebernya.
Sementara pecahan yang banyak ditemukan adalah pecahan 100 ribu mencapai 955 lembar atau Rp 95,5 juta, serta uang pecahan 20 ribu dengan jumlah sebanyak Rp 40,9 juta. "Upal yang ditemukan pada nomor serinya yang dipalsukan," ungkap Totok.
Totok menuturkan, pada momen lebaran tahun ini jumlah penukar uang pecahan kecil mulai Rp 1.000 sampai dengan 20 ribu hingga Agustus 2011 ini diperkirakan mencapai 7.800 penukar dengan nominal sebanyak Rp 220 juta lebih.
"Jumlah ini akan bertambah hingga minggu terakhir bulan ini. Tahun ini kita sediakan hingga 1,9 triliun," tegasnya.
(fat/fat)











































