Dalam aksinya, pelaku memasuki rumah pasangan Supadi (40) dan Suharsih (35) ini dengan merusak jendela kamar. Dengan cepat pelaku langsung mengacak-acak seluruh laci dan lemari kamar untuk mencari harta berharga.
Sebelum melakukan aksinya, penghuni rumah dilumpuhkan dan disekap di dalam kamar dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut disumpal lakban. Mereka pun diancam untuk menyerahkan seluruh harta mereka. Seperti perhiasan, uang tunai puluhan juta rupiah, empat telepon genggam dan motor.
"Mereka (pelaku,red) datang dan langsung mengancam kami pakai clurit dan meminta menyerahkan seluruh yang kami miliki," ujar Suharsih kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Senin siang.
Takut terlukai oleh senjata tajam pelaku, dia bersama suaminya tak melawan ketika disekap pelaku. "Kami takut mas, dia bawa senjata tajam," bebernya.
Pelaku sendiri kemudian kabur dengan menggondol motor miliknya, bersama uang puluhan juta dan perhiasan emas.
Kini kasus perampokan ini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian Polres Malang Kota.
(bdh/bdh)











































