Kini Anisah terpaksa diisolasi di sebuah kamar berukuran sekitar 2x2 meter, dengan kaki terpasung kayu dan terikat rantai. Keluarga mengaku terpaksa memasung wanita beranak satu itu lantaran pernah menusuk ayahnya sendiri, Maskur.
"Dulu bapaknya pernah ditusuk mas pakai pisau," tukas Sulastri, ibu kandung Anisah kepada detiksurabaya.com, di rumahnya, Senin (27/6/2011).
Tidak hanya Anisah yang menjadi sakit jiwa, akibat perceraian itu, Siti Rohmah (7) anaknya juga menjadi korban. Sejak kedua orang tuanya bercerai Siti Rohmah menjadi trauma dan hingga saat ini tidak bisa berbicara.
Keluarga mengaku sudah membawa Anisah berobat, namun Maskur ayahnya, yang hanya sebagai pengayuh becak sudah tidak memiliki biaya lagi untuk membawa Anisah berobat.
"Sebenarnya sangat ingin mas membawa anak saya berobat, tapi uangnya yang tidak ada," tukas Maskur.
Kini keluarga hanya berharap pemerintah mau memberikan solusi atas kesembuhan anaknya. "Saya tidak pernah mas mendapatkan bantuan pemerintah, padahal Pemerintah Desa tahu, kalau anak saya sakit jiwa," tutur Maskur lagi.
(fat/fat)











































