"Mereka sudah mengakui semua perbuatannya. Korban memang mereka pukuli sebelum tewas," kata Kapolres Pasuruan AKBP Agung Yudha Wibowo saat ditemui detiksurabaya.com di ruang kerjanya, Rabu (18/5/2011).
Dari pengakuan keduanya, lanjut Agung Yudha, polisi mendapat keterangan bahwa ada 6 orang yang terlibat dalam pemukulan hingga mengakibatkan warga Jombang tewas. Termasuk WYD, oknum polisi anggota Kesatuan Samapta Polres Pasuruan berpangkat Briptu.
"Briptu WYD sudah kami amankan. Saat ini yang bersangkutan mendekam di tahanan mapolres untuk menjalani pemeriksaan," imbuh mantan Kapolres Pasuruan Kota itu.
Dari keterangan 3 tersangka yang sudah diamankan, pemukulan dilakukan di rumah Briptu WYD di Desa Cangkring Malang Kecamatan Beji, Pasuruan.
Sementara ke-6 orang tersebut yakni Radoli (52) dan anaknya Karisun (30) warga Desa Kedungrejo Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Britu WYD, tiga orang lagi yang saat ini sedang dalam pengejaran.
Sebelumnya diberitakan Rebo alias Robi (55) tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya. Sebelumnya, korban yang diketahui sebagai makelar sapi asal Dusun Bebekan Lor Desa Bakalan Rayung Kecamatan Kudu, Jombang dilaporkan tewas karena kecelakaan.
(fat/fat)











































