Pengamanan Gereja di Kediri Diperketat

Pengamanan Gereja di Kediri Diperketat

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 18:00 WIB
Pengamanan Gereja di Kediri Diperketat
Kediri - Jajaran kepolisian di Kediri meningkatkan kewaspadaan seiring temuan bom di dekat Gereja Christ Cathedral Serpong. Gereja Maria Lourdes di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, pun akan dijaga ekstra ketat untuk perayaan Paskah.

Kapolres Kediri, AKBP Heri Wahono, mengatakan pihaknya akan menyiagakan 1 peleton Pengendali Massa (Dalmas) yang terdiri dari 30 personel. Pengamanan juga akan dilakukan oleh sekitar 20 personel dari Mapolsek Semen dan petugas keamanan swadaya gereja.

"Sore ini satu pleton Dalmas akan mulai disiagakan di Puhsarang, karena memang prosesi perayaan Paskah sudah akan dimulai. Disana perkuatan pasukan akan ditambah dari Polsek Semen," kata Heri, dalam SMS yang dikirimkan ke detiksurabaya.com, Kamis (21/4/2011).

Sejauh ini pengamanan hanya akan dilakukan oleh personel kepolisian. Namun apabila ditemukan potensi ancaman menggunakan bahan peledak, pasukan Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Detasemen C Polda Jatim di Kediri akan didatangkan.

"Pasukan pengamanan akan dilengkapi metal detector. Sementara itu cukup, tapi koordinasi terus dilakukan dengan Satuan Brimob," lanjut Heri.

Selain pengamanan ekstra ketat di Gereja Puhsarang, yang dilakukan dengan alasan antisipasi kejadian hal-hal yang tak diinginkan, peningkatan keamanan juga dilakukan di seluruh gereja di Kabupaten Kediri. Bahkan pengamanan akan dilakukan sepanjang 1 x 24 jam.

Sementara Kabag Ops Polres Kediri Kompol Sugito menambahkan, untuk teknis pengamanan pihaknya sudah berkoordinasi dengan setiap pengurus di masing-masing gereja. Salah satunya dengan meminta agar jemaat tidak membawa tas ke dalam gereja, kecuali bagi yang turut membawa anak bayi.

"Tapi pemeriksaan tetap kami lakukan dengan lunak. Bahkan jika memang bisa petugas pengamanan swadaya gereja yang kami dorong untuk melakukan, kami hanya melakukan pengawasan," jelas Sugito.

Gereja Maria Lourdes di Desa Puhsarang selalu ramai dikunjungi umat kristiani pada saat perayaan Paskah dan Natal, dengan jemaat tidak hanya berasal dati Kota dan Kabupaten Kediri. Di lokasi tersebut, perayaan Paskah biasanya akan diwarnai dengan tradisi jalan salib, yang biasanya diikuti oleh ratusan umat kristiani.


(bdh/bdh)
Berita Terkait