Presiden Kolombia Ungkap Korban Tewas Gempa M 7,4 Bertambah Jadi 111 Orang

Presiden Kolombia Ungkap Korban Tewas Gempa M 7,4 Bertambah Jadi 111 Orang

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Selasa, 11 Agu 2026 04:59 WIB
People watch as a building collapses during an earthquake in Pereira, Colombia August 10, 2026 in this screen grab obtained from a social media video. Social Media/via REUTERS  THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES. N
Foto: Bangunan roboh saat gempa M 7,4 guncang Kolombia (via REUTERS/SOCIAL MEDIA)
Jakarta -

Korban tewas imbas gempa magnitudo (M) 7,4 di Kolombia terus bertambah. Sampai saat ini 111 orang dinyatakan tewas imbas bencana alam tersebut.

"Setidaknya 111 orang tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada hari ini," kata Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella dilansir CNN, Selasa (11/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Abelardo mengatakan ada 87 orang yang terluka. Kemudian, 1.575 rumah juga dinyatakan rusak.

"Gempa tersebut juga menyebabkan setidaknya 87 orang terluka, 61 bangunan runtuh, dan 1.575 rumah rusak," ujarnya.

Imbas gempa tersebut, Pemerintah Kolombia juga telah menetapkan status bencana nasional. Langkah tersebut akan membantu mengerahkan sumber daya tambahan ke wilayah-wilayah yang paling terdampak.

Gempa itu terjadi pada Senin (10/8/206) pukul 07.34 pagi waktu setempat. USGS melaporkan bahwa pusat gempa berada di San José del Palmar, di departemen Chocó. Titik gempa berada di jarak 280 kilometer di sebelah barat Bogotá dengan kedalaman 107 kilometer.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengumumkan bahwa ia akan segera bertolak ke wilayah yang terdampak gempa tersebut. Di Bogota, warga berlarian ke jalan dengan mengenakan pakaian tidur saat sirene darurat berbunyi, menurut pantauan wartawan AFP.

(maa/maa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini