Komplotan Perampok di Atas KA Dibekuk

Komplotan Perampok di Atas KA Dibekuk

- detikNews
Selasa, 01 Mar 2011 14:30 WIB
Jakarta - Kompoltan perampok di atas kereta api (KA) berhasil diungkap polisi setelah merampok dan mengambil barang berharga milik korban. Pelaku melemparkan korbannya dari atas kereta yang sedang melaju setelah menguras harta korbannya.

Terungkapnya perkara ini berawal dari penemuan seorang korban bernama Supartono (19) di desa Ngablak, Kecamatan Dander, Bojonegoro yang terkapar di pinggir rel kereta setelah dilempar oleh tiga orang pelaku.

Ketika itu, korban bermaksud pulang ke Blora setelah bekerja sebagai kuli bangunan di Surabaya. Dalam perjalanan pulangnya ini, korban menumpangi kereta barang bersama dua temannya, Suwaji (25) dan Sutrisno (15), ketiganya sama-sama warga Desa Sumberagung, Kecamatan Banjar, Blora, Jawa Tengah. Setelah HP dan sejumlah uangnya diambil, ketiga kuli bangunan ini dilempar dari atas kereta.

Berawal dari penemuan korban tersebut, Polsek Dander yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Pasuyanto melakukan koordinasi dengan Polsek Cepu untuk menghentikan kereta barang bernomor loko 5001. KA tersebut dihentikan di Stasiun Cepu.

"Dari penghentian tersebut, kita berhasil mengamankan seorang pelaku. Yakni Rohyana (16), beserta barang bukti uang hasil perampasan sebanyak Rp 38 ribu," kata AKP Pasuyanto, Selasa (1/3/2011).

Dengan penangkapan seorang pelaku ini, polisi terus mengembangkan perkara ini dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya. Yakni Moh Cholil (41) warga Desa Kdungdoro, KEcamatan Tegalsari, Surabaya. Dan Bambang (33), warga Teleng, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro.

"Memang, saya memiliki anak buah yang biasa beroperasi di atas kereta. Setiap dua hari sekali mereka setor ke saya," kata Cholil.

Mementara menurut pengakuan Rohyana, dirinya ikut melakukan tindak kejahatan tersebut karena dipaksa oleh teman-temannya. "Saya dipaksa untuk ikut pak," jawabnya singkat. (fat/fat)
Berita Terkait