Diduga mahasiswi semester 5 jurusan Tarbiyah tewas bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri. Diduga dia menggunakan pisau dapur yang ditemukan di dekat mayat korban.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ibu korban. Karena sejak Senin (7/2/2011) pagi korban tak kunjung keluar dari dalam kamar, ibunya pun berusaha masuk ke dalam kamarnya. Seperti disambar petir, baru membuka pintu kamar anaknya, dia melihat anak gadisnya tewas bersimbah darah dalam kondisi sudah tergeletak di lantai.
Melihat itu, ibu korban langsung berteriak keras meminta pertolongan. Beberapa saat kemudian, sejumlah keluarga dan tetangga berdatangan ke lokasi untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.
"Saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Di lehernya terdapat tiga luka sayatan benda tajam seperti bekas digorok. Sedangkan di sampingnya ada pisau dapur," kata Supriyadi, tetangga korban.
Beberapa saat kemudian, sejumlah petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian usai menerima laporan. "Setelah dilakukan oleh TKP jenazah korban langsung kita larikan ke kamar jenazah RSUD Bojonegoro," kata Kapolsek Ngasem Iptu Subarata.
Selain itu untuk mengungkap perkara ini, polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari para saksi. Termasuk pihak keluarga dan sejumlah warga yang tahu tentang kejadian ini.
"Dugaan sementara, korban tewas akibat bunuh diri menggunakan pisau dapur dengan cara menyayatkan ke lehernya sendiri. Tapi, kita masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini," sambung kapolsek. (fat/fat)











































