Ke-30 rumah itu sebagian besar mengalami kerusakan pada atap. Sedangkan satu
rumah dan dua kandang ternak milik warga hancur tertimpa pohon yang roboh akibat angin kencang sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (12/1/2011).
"Tadi saya di sawah, lalu istri saya memanggil karena teras rumah hancur tertimpa pohon," kata Karnadi (45), salah seorang yang rumahnya hancur tertimpah pohon kepada detiksurabaya.com di sela-sela kesibukan menyingkirkan pohon di atas rumahnya.
Kerusakan rumah Karnadi termasuk yang paling parah diantara puluhan rumah lainnya. Selain diterjang angin kencang, juga tertimpa dua pohon. Seluruh bagian teras dan kayu penyangga atap bagian depan hancur. Meski begitu, dia bersyukur karena tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban.
"Ya sedih mas. Tapi syukur ngak ada yang kenap-kenapa," ungkap Karnadi.
Sementara Wakub, salah seorang pemilik kandang ternak yang hancur mengakun jika kandang ternaknya hancur akibat tertimpa pohon. Akibatnya ia pun harus bekerja keras untuk menyingkirkan pohon dan memperbaiki kandang ternaknya lagi.
"Ini mas, pohon yang menimpah kandang saya," kata Wakub sambil menunjukkan pohon besar yang menimpa kandangnya.
Salah seorang saksi mata, Jody, mengatakan saat kejadian angin begitu kencang dan terjadi sekitar 10 menit. Suaranya sangat menakutkan karena angin menghantam pepohonan. Atap-atap rumah warga pun dengan mudah beterbangan. Hingga pada akhirnya beberapa pohon bertumbangan dan menimpah rumah warga. "Ngeri mas pokoknya," ujarnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com di lokasi, tampak para warga berkerumun dan membantu Karnadi dan Wakub menyingkirkan kayu yang menimpah rumah dan kandang ternak mereka. Sementara, puluhan warga lainnya yang atap rumahnya rusak akibat angin tampak sibuk memperbaiki rumah-rumah mereka.
(fat/fat)











































