Material vulkanik seperti lava pijar memang sempat dimuntahkan bersamaan terjadinya letusan dari kawah Bromo. Meski area jatuhnya masih di sekitar bibir kawah . Namun kejadian pada pukul 18.00 Wib, Rabu (29/12/2010) iktu sempat membuat warga panik. Apalagi diikuti suara yang bergemuruh.
Warga Ngadirejo yang lokasi desanya yang jaraknya sekitar 4-5 kilometer dari kawah sempat merasakan getaran ketika letusan terjadi. Sebagian memilih mengungsi, namun masih ada yang nekat bertahan di rumah.
Akibat guyuran abu dan pasir yang cukup deras, sebuah mobil Kijang Innova milik warga rusak berat karena garasinya ambruk akibat tak kuat menahan beratnya abu.
Puluhan warga yang mengungsi ditampung di kantor Kecamatan Sukapura yang merupakan daerah aman dengan radius 15 Kilometer dari Kawah Bromo. Tidak adanya penerangan akibat listrik padam membuat Desa Ngadirejo pun gelap gulita.
Camat Sukapura Hudan Syarifuddin mengimbau kepada warga untuk mengungsi ke tempat-tempat yang telah disediakan oleh Tim Tanggap Darurat Bencana. "Semua aparat TNI/Polri telah siaga. Demi keselamatan jiwa kami mengimbau warga mau mengungsi," katanya, Kamis dinihari (30/12/2010).
Warga yang mengungsi berharap pemerintah memberikan pengamanan bagi rumah yang ditinggalkan. (gik/gik)










































