Dua Pesta Pernikahan Digelar di Tengah Banjir

Dua Pesta Pernikahan Digelar di Tengah Banjir

- detikNews
Minggu, 05 Des 2010 14:57 WIB
Dua Pesta Pernikahan Digelar di Tengah Banjir
Bojonegoro - Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Bojonegoro mungkin tak akan pernah dilupakan keluarga Sutrisno di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander dan Keluarga Buyaji, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota.

Sebab, dua keluarga tersebut terpaksa menggelar pesta pernikahan anak mereka di atas genangan air. "Undangan sudah terlanjur disebar. Jadi, tidak mungkin kita membatalkan resepsi ini," kata Sutrisno di sela kesibukannya menerima tamu yang hadir di rumahnya, Minggu (5/12/2010).

Dengan kondisi air menggenang setinggi 30 cm sampai 50 cm itu, sejumlah tamu juga tampak tetap menghadiri undangan keluarga ini meski harus dengan cara
mengangkat pakaian mereka.

Hal serupa terjadi di rumah Buyaji. Resepesi pernikahan anaknya, Anita dengan Arif, pemuda asal Probolinggo terpaksa digelar di atas genangan air setinggi 40 cm, Minggu sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Kendati dalam kondisi memprihatinkan itu, sekitar seratus tamu undangan tetap hadir. Termasuk dari warga setempat dan para tamu dari Probololinggo.

"Akad nikahnya sudah kemarin. Hari ini tinggal acara resepsi saja. Undangan sudah terlanjut menyebar dan semua peralatan juga sudah disewa. Jadi tidak mungkin kita membatalkan acara," ungkap Buyaji di sela kesibukanya menggelar resepsi di atas banjir.

Meski menikah di tengah banjir, Arif mengaku tetap bahagia bisa menjalani semua prosesi pernikahanya dengan Anita. "Mau bagaimana lagi, kondisinya memang
seperti ini. Tapi, kami tetap berterima kasih kepada para tamu yang tetap bersedia hadir meski kondisinya seperti ini," tuturnya.

Dengan kondisi itu, pesta pernikahan Arif dan Anita terpaksa dipersingkat. Awalnya, dijadwalkan beberapa cara sampai sekitar lebih dari dua jam, gara-gara banjir dipersingkat menjadi 45 menit saja.

Banjir melanda Bojonegoro sejak hujan lebat mengguyur sejak Sabtu (4/12/2010) kemarin. Beberapa darah yang terendam air dengan ketinggian rata-rata 30 cm
sampai 60 cm di Kecamatan Kapas, Dander dan Kecamatan Kota, Bojonegoro.

Selain jalan protokol yang terendam banjir, jalur Bojonegoro-Nganjuk juga sempat macet total kibat tergenang air dengan ketinggian 40 cm. Tak hanya itu, rumah-rumah penduduk di tiga kecamatan itu juga terendam banjir.
(wln/wln)
Berita Terkait