Sidak Penambang Pasir, Perahu Wagub Jatim Kehabisan BBM

Sidak Penambang Pasir, Perahu Wagub Jatim Kehabisan BBM

- detikNews
Sabtu, 02 Okt 2010 12:01 WIB
Sidak Penambang Pasir, Perahu Wagub Jatim Kehabisan BBM
Kediri - Inspeksi mendadak (Sidak) penambang pasir mekanik di Sungai Brantas, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri, yang dilakukan Wagub Jatim Saifullah Yusuf dan sejumlah pejabat kehabisan BBM.

Akibatnya, perahu karet yang ditumpangi panggilan Gus Ipul sempat terapung beberapa menit harus ditarik dan didorong 4 perahu lain yang sengaja didatangkan.

Salah seorang anggota Satuan Brimob Kompi C Jatim yang ikut rombongan mengaku habisnya BBM di perahu karet Gus Ipul bukan kesengajaan. Persiapan diakuinya sudah dilakukan secara matang, termasuk perkiraan kebutuhan bahan bakar.

"Kebetulan saja tadi ada perubahan rute secara mendadak, yang disinggahi lebih banyak," ujar anggota Sat Brimob yang menolak menyebut nama kepada detiksurabaya.com, Sabtu (2/10/2010).

Sementara mengetahui perahu karet yang ditumpangi kehabisan bahan bakar, Gus Ipul hanya senyum-senyum saja. "Ini formasi luar biasa yang pernah ada. Ini bukan kesengajaan, tapi kebetulan bensinnya habis," teriak Gus Ipul menggunakan megaphone disambut gelak tawa hadirin, sesaat setelah perahu yang ditumpangi berhasil menepi.

Terkait sidak yang dilakukan, Gus Ipul meminta tegas agar langkah penghentian dilakukan segera. Dampak yang ditimbulkan penambangan pasir mekanik dianggap sangat nyata dan bila dibiarkan akan sangat membahayakan.

"Salinan surat ke Menteri PU yang saya terima, sekarang ini sudah terjadi penurunan dasar sungai mencapai 10 meter. Ini sangat bahaya bila dibiarkan, karena pasti akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang sangat parah," tegas Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, surat susulan akan segera dikirim Pemerintah Provinsi ke Kementrian PU, agar diambil penanganan secara nyata. "Kita ingin mereka memberikan solusi terbaik. Kalau masih boleh ditambang, tolong buat peta lokasinya dan berikan pengarahan bagaimana penambangan yang baik," imbuhnya.


LSM Demo Penyelamatan Brantas


Selain diwarnai kejadian nyaris naas, sidak Gus Ipul di lokasi penambangan pasir juga dihadang demo LSM Masyarakat Peduli Sungai Brantas (MPSB). Mereka meminta pemerintah dan aparat terkait tegas memberantas penambangan pasir, melalui penggalangan tanda tangan di kain putih sepanjang 1.000 meter.

Aksi ini dilakukan di Bundaran Sekartaji dan dilanjutkan di lokasi finish sidak penambangan pasir oleh Gus Ipul. "Selanjutnya ini akan kami potong-potong, kami akan serahkan ke instansi terkait termasuk Gus Ipul. Kami minta mereka menyikapi ini, karena memang kerusakan Brantas sudah sangat parah," tegas Ketua MPSB Zaenal Arifin. (fat/fat)
Berita Terkait