Seperti biasa, usai buka puasa korban bersama istri dan anaknya langsung menuju ke masjid untuk salat isya dan tarawih. Rutinitas itu dilakukan hingga selesai sekitar pukul 19.30 WIB.
Sepulang dari masjid korban yang dikenal sebagai pemilik show room sepeda motor ini baru menyadari rumahnya disatroni maling. Pasalnya, begitu membuka pintu isi rumah didapati amburadul. Bahkan sebagian tampak berserakan di lantai. Pelaku diduga masuk melalui jendela yang terletak di samping garasi mobil.
"Waktu saya liat jendela sudah terbuka," kata Arifin, Kepala Desa Sirnoboyo yang tinggal tak jauh dari rumah korban kepada detiksurabaya.com, Kamis (19/8/2010).
Merasa curiga, korban Sumarni bersama istri dan anaknya berusaha mengecek keberadaan uang dan perhiasan di tempat penyimpanan. Namun betapa terkejut saat diketahui barang-barang berharga tersebut raib.
Dari rumah korban pelaku berhasil menggondol perhiasan emas seberat 30 gram, uang tunai Rp 2 juta dan 2 buah telepon genggam. "Begitu mendengar teriakan malingĀ saya langsung datang ke lokasi dan menghubungi polsek. Seketika juga kita sampaikan himbauan agar warga hati-hati melalui loudspeaker masjid," imbuh Arifin.
Kapolsekta Pacitan AKP Sardjono dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (19/8/2010) membenarkan kejadian tersebut. Usai mendapat laporan pihaknya langsung mendatangi TKP. Hingga saat ini kejadian tersebut masih dalam penyelidikan.
"Masih kita kembangkan," katanya singkat.
(fat/fat)










































