Pekerja seks komersial (PSK) pulang kampung. Penutupan ini juga instruksi dari pemerintah kabupaten agar segala pusat hiburan tutup selama ramadan.
"Saya mau pulang ini untuk puasa dan kumpul sama keluarga. Mau mendekatkan diri dengan Tuhan," ungkap salah satu PSK berinisial T kepada wartawan di Lokalisasi Gude, Selasa (3/8/2010).
Suwaji (50) salah satu pengelola mengatakan kalau kebanyakan PSK di kawasan itu berasal dari Jombang, Mojokerto, Kediri, Surabaya dan beberapa kota lainnya di Jatim. Para PSK kata dia menyadari aturan itu. Mereka pun tutup selama puasa.
"Lokalisasi Gude kini mulai lengang hanya tinggal belasan pengasuh yang masih ada di 21 wisma dan 177 kamar, sehingga sudah sepi pulang kampung mendekati puasa ini," jelas Suwaji.
Suwaji mengungkapkan selama ramadan, 68 PSK itu berkumpul bersama keluarga di kampung halamannya masing-masing. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mereka biasanya memiliki pekerjaan sambilan yaitu menjahit dan berwiraswasta.
(wln/wln)











































