Perhiasan seberat hampir 1 kilogram, berhasil digasak 6 orang pelaku bersenjata pistol dan kapak. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, perampokan terjadi Senin (28/6/2010) sekitar pukul 20.30 WIB, sesaat sebelum toko tutup.
Seorang pelaku yang datang bersama 5 temannya mengendarai motor langsung masuk dan memecahkan kaca etalase dan menguras seluruh perhiasan. Sementara 5 temannya menunggu di luar, 3 diantaranya mengarahkan 3 pistol ke udara tanpa melepaskan tembakan.
"Cepet mas, paling sekitar 3 menitan. Kami sendiri di dalam tidak berani banyak bicara karena melihat yang di luar bawa pistol," terang Saiful, salah seorang saksi mata dalam kejadian tersebut, saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.
Usai menguras perhiasan emas di toko milik H.Naim Sunarto, kawanan rampok langsung kabur ke arah selatan, menuju Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Pemilik
toko baru berani melapor ke polisi setelah perampok yang menguras dagangannya
melarikan diri.
Hingga pukul 23.00 WIB polisi masih melakukan olah TKP dan belum bersedia memberikan keterangan. Polisi hanya bersedia membeberkan kemungkinan besaran kerugian yang dialami korban akibat perampokan tersebut. Korban ditaksir mengalami kerugian senilai Rp 150 juta.
"Berdasar keterangan korban, emas per gram harganya sekitar 150 ribu. Itu artinya
kerugian sebesar 150 jutaan," ungkap Kapolresta Kediri AKBP Mulia Hasaaudungan
Ritonga di lokasi. (fat/fat)










































