6.263 Botol Miras dan 84,8 Gram Sabu Dimusnahkan

6.263 Botol Miras dan 84,8 Gram Sabu Dimusnahkan

- detikNews
Kamis, 24 Jun 2010 15:31 WIB
6.263 Botol Miras dan 84,8 Gram Sabu Dimusnahkan
Kediri - Peredaran narkoba terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim. 6.263 Botol minuman keras dan 84,8 gram sabu-sabu diamankan polisi dari sejumlah wilayah, dimusnahkan di Kabupaten Nganjuk.

Pemusnahan dilakukan Wakil Gubernur Saifulloh Yusuf di depan Kantor Bupati Nganjuk, Kamis (24/6/2010). Turut dimusnahkan juga adalah 890,3 gram daun ganja kering, 3860 butir pil lexotan dan 143.557 butir pil dobel L. Keseluruhan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kerja kepolisian se Eks Karesidenan Kediri.

"Ini bukti kalau kami serius memerangi narkoba di Jawa Timur," ungkap Gus Ipul,
sapaan akrab Saifulloh Yusuf sambil menyalakan obor yang dibawanya.

Pemusnahan barang bukti narkoba dan obat keras ini, lanjut Gus Ipul, sekaligus peringatan Hari Anti Narkoba Internasional. Kabupaten Nganjuk sengaja dipilih  sebagai pembuka, dengan pelaksanaan berikutnya akan digelar secara bergilir.

"Biar adil lah dan biar semua daerah masyarakatnya bisa mendapat contoh
bagaimana narkoba memang harus diperangi," imbuhnya.

Gus Ipul menjelaskan, tahun 2010 diprediksi terjadi peningkatan jumlah pengguna dan korban narkoba. Berdasarkan catatan polisi, tahun 2009 ada 764 pengungkapan kasus dengan tersangka mencapai 1.001 orang. Sedangkan hingga pertengahan  2010 ada 590 kasus dengan pelaku yang diamankan sebanyak 771 orang.

"Yang paling parah itu termasuk peminum, minumannya oplosan zat-zat berbahaya. Itu terakhir terjadi di Kediri kemarin dan tentu saya sangat menyesalkannya," terang Gus Ipul.

Mantan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) mengaku saat ini  peredaran narkoba makin luas. Tdak hanya dewasa, anak-anak dan pelajar serta ibu rumah tangga juga terimbas.

Untuk menekannya, Pemprov Jatim dan polisi akan terus memeranginya. "Slogan dalam bentuk stiker, poster, baliho atau bahkan iklan bando terus disebarluaskan. Tujuannya satu, narkoba harus diberangus dari tengah masyarakat," tegasnya.

(fat/fat)
Berita Terkait