Dalam rekonstruksi itu korban dibunuh diduga minta pertanggungjawaban atas kehamilan yang dialaminya. Rekonstruksi dilakukan di kawasan Hutan Lindung Desa Manggis, Kecamatan Puncu, yang menjadi lokasi penemuan mayat tersebut.
DD diringkus di rumahnya 7 Mei 2010, dengan dihadiahi tembakan di kakinya karena berusaha memberikan perlawanan.
"Sejauh ini tersangka masih mempertahankan pengakuannya, jika dia hanya menjadi
pembantu dalam pembunuhan tersebut. Tapi secara tersirat, jelas bagaimana
peranannya," jelas Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Aryawibawa Anggakusuma kepada wartawan di lokasi, Senin (31/5/2010).
Aryawibawa menjelaskan, kepastian jika korban dibunuh karena terungkap dari temuan alat tes kehamilan di kamar kos korban. Dugaan sementara, korban hamil dan berusaha meminta pertanggungjawaban hingga akhirnya dibunuh.
"Itu sifatnya masih dugaan, karena alat tes kehamilan sendiri juga masih utuh dan
belum digunakan. Tersangka dalam adegan yang dilakukan juga belum mengarah ke sana, karena di sini dia sifatnya hanya membantu terjadinya pembunuhan," jelasnya.
Dari hasil rekonstruksi, akan menjadi bahan menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP), untuk secepatnya dikirimkan ke Kejaksaan Negeri dan disidangkan. Sementara tersangka lain, yang terindikasi masih tersisa 2 orang, saat ini masih dalam pengejaran.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat wanita muda ditemukan terbungkus dalam karung di kawasan Hutan Lindung Desa Manggis, Minggu (4/4/2010) lalu. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk dengan bekas luka jerat di leher yang diduga dibunuh 3 minggu sebelum ditemukan.
Dalam proses penyelidikan polisi berhasil mengungkap identitas mayat tersebut yakni Eni Astuti (26), warga Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Keberhasilanmengungkap identitas korban bermula dari pengenalan ciri-ciri oleh
pihak keluarganya. Yakni tinggi badan 155 cm dan saat ditemukan mengenakan kaos
warna putih bertuliskan 'Jogja', switer warna merah bertuliskan angka 8 dan MCB
SPORT serta celana pendek berukuran 3/4 warna hijau.
(fat/fat)











































