Dikarantina, SW Tak Boleh Menerima Tamu

Bocah Merokok dan Bicara Cabul

Dikarantina, SW Tak Boleh Menerima Tamu

- detikNews
Kamis, 15 Apr 2010 09:50 WIB
Dikarantina, SW Tak Boleh Menerima Tamu
Malang - SW, bocah usia 4 tahun gemar merokok dan bicara kotor kini sedang menjalani perawatan intensif di kamar F Irna  IV RSU dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Selama penanganan intensif, SW dilarang menerima tamu.

Sebuah kertas bertuliskan: "Tidak menerima tamu" pun tertempel di dinding pintu kamar F, tempat SW menjalani terapi. Tak seorang pun selain kedua orang tua diperbolehkan mengunjungi SW sejak menjalani terapi 12 April 2010 lalu.

Bungsu dari empat bersaudara ini sehari-harinya ditemani Mulud Riadi (50) ayah kandung dan Moedjiati (45), ibunya. Mulud mengaku selama ini tidak ada masalah yang menonjol dari sosok SW. Hanya saja SW sedikit harus menyesuaikan lingkungan barunya yakni rumah sakit.

"Hanya perlu adaptasi saja. Di rumah sakit sikap SW sedikit berubah dengan tidak merokok. Namun soal bicara kotor masih ada," terang Mulud kepada detiksurabaya.com, Kamis (15/4/2010).

Buntut tak bisa menerima tamu, bocah yang tinggal di Jalan Nusakambangan, Kota Malang, ini mencari teman akrabnya, Hartanto alias Sinyo (25). SW pun tidak bertemu dengan Sinyo sejak tiga hari lalu. "SW selalu mencari mas Sinyo," imbuh Mulud.

Sementara secara terpisah Sinyo mengaku dirinya seperti dijauhkan dengan SW. Karena selama ini dia tidak diperkenankan bertemu dengan SW. "Saya tidak boleh ketemu dengan SW. Tidak tahu kenapa," ungkapnya.

Perlakuan ini membuat kecewa Sinyo, karena selama ini dia yang banyak meluangkan waktu dengan SW.  Meski demikian warga Jalan Kalimantan ini menyadari bahwa semua untuk kebaikan SW. "Meski kecewa, saya sadari ini untuk kebaikan SW," tuturnya.

Rencananya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan menjenguk SW hari ini.
Kedatangan mereka untuk melihat perkembangan SW selama menjalani terapi. (fat/fat)
Berita Terkait