Sekertaris Tim Satlak Pemkab Ngawi, Suryadi kepada detiksurabaya.com di kantornya, Kamis (18/3/2010) mengatakan, status siaga banjir yang paling berbahaya yakni siaga 3.
"Kita terima informasi dari Dinas Pengairan kalau air naik jadi 8.3 meter di Sungai Madiun sehingga statusnya siaga 3. Pihak Satlak bencana telah siapkan 9 perahu karet yang sewaktu-waktu akan dibutuhkan jika memang banjir datang," jelas Suryadi.
9 Perahu karet tersebut menurut Suryadi, 3 telah ditempatkan di Kecamatan Kwadungan, 3 di Kecamatan Pitu, dan 3 sebagai cadangan sewaktu dibutuhkan.
Suryadi menambahkan, sampai saat ini belum ada imbauan kepada warga untuk mengungsiĀ mengingat cuaca sudah membaik dan kemungkinan air di Sungai Madiun akan segera turun ketinggiannya.
Selain persiapan perahu karet. Tim satlak Bencana kabupaten ngawi juga telah menyiapkan bantuan logistik di Kecamatan Kwadungan berupa beras, mie instan dan bahan sembako lainnya sewaktu dibutuhnkan.
Pantauan detiksurabaya.com, alarm peringatan dini banjir yang ada di Jembatan Dungus dan Kwadungan hingga pukul 11.00 WIB masih berbunyi sebagai tanda warga agar waspada dan berhati-hati.
(bdh/bdh)











































