"Korban jiwa kami belum mengetahui namun yang pasti sebuah warung terbawa arus sungai yang meluap," kata Briptu Pasuji, petugas Polsek Pujon saat dhuhubungi detiksurabaya.com, Rabu (24/2/2010) malam.
Pasuji menjelaskan, hingga saat ini petugas kepolisian dari Polres Batu dan Polsek Pujon masih berada di lokasi dan berusaha menginventarisir korban jiwa dan korban material. Sayangnya, data tersebut masih belum bisa diketahui karena petugas berhati-hati akibat beratnya medan.
Sungai ini jaraknya sekitar 250 meter arah timur dari lokasi tanah longsor di Dusun Ngepreh, Pujon dengan ketinggian air sungai sekitar 7 meter. Medan yang sulit akibat longsor inilah yang menghambat kinerja petugas kepolisian dalam mendata korban.
"Kami belum mengetahui ada tidaknya korban jiwa karena petugas kami tidak bisa dihubungi. Medan disana berat karena terhalang tanah longsor," tegasnya.
(stv/bdh)











































