Seperti diketahui, Aremania terkena sanksi dari Komdis selama 2 tahun sejak tanggal 16 Januari 2008 --tepat dua tahun silam pada hari ini-- untuk tidak mengenakan atribut resmi Aremania selama pertandingan resmi digelar oleh PSSI.
Setelah sanksi tersebut secara efektif berakhir, selebrasi pun digulirkan dalam upacara yang digelar di Alun-Alun Kota Malang Jalan Merdeka, Kota Malang, Sabtu (16/1/2010) pagi, yang diikuti oleh ratusan Aremania.
"Dua tahun kami menunggu hari seperti ini. Kini kami bebas mengenakan atribut. Bravo Aremania," teriak Yuli.
Sebagai tamu undangan, hadir sejumlah "petinggi PSSI" dan "Komdis". Bukan orang yang sebenarnya, karena mereka hanyalah tamu undangan yang mengenakan topeng wajah petinggi PSSI dan anggota komdis guna membuat pelaksanaan upacara seperti resmi digelar oleh PSSI.
"Kami buat seperti ini, karena dulu sanksi diberikan secara resmi oleh Komdis kepada Aremania. Maka untuk merayakan lepasnya sanksi tersebut, kami gelar upacara," kata Yuli perwakilan Aremania menjadi pemimpin upacara.
Selain menggelar upacara di Alun-Alun Kota Malang, ratusan Aremania merayakan lepasnya sanksi Komdis ini dengan berkumpul di Stadion Gajayana Malang. Siang ini direncanakan ribuan Aremania akan menggelar konvoi bakal menghiasi jalur protokol Kota Malang.
(krs/fat)










































