Pria 4 Istri Ngibul Jadi Dukun Pengganda Uang

Pria 4 Istri Ngibul Jadi Dukun Pengganda Uang

- detikNews
Senin, 14 Des 2009 13:46 WIB
Pria 4 Istri Ngibul Jadi Dukun Pengganda Uang
Pamekasan - Hati-hati jika mendapat tawaran dari seseorang yang mengaku bisa menggandakan uang hingga bernilai miliaran rupiah. Jika tidak, Anda akan tertipu seperti yang dialami dua wanita asal Pamekasan, Madura.

Gara-gara ingin mengubah nasibnya menjadi baik. Masriyah (25) dan Miyati (60), asal Desa Tanah Merah nekad menyerahkan uangnya sebesar Rp 75 juta kepada Museki (26), warga Desa Plakpak, Kecamatan Pagentenan, Pamekasan yang mengaku bisa menggandakan uang dalam waktu sekejap.

Namun, dalam waktu 40 hari, uangnya bukan bertambah, malah sebaliknya. kedua wanita itu kehilangan uang yang hendak digandakan.

Peristiwa penipuan ini sendiri berawal saat tersangka menyatakan jika dirinya habis bertapa dan mendapat ilmu yang mampu menggandakan uang hingga miliaran rupiah. Dengan segala rayuan, tersangka akhirnya berhasil memperdayai kedua korban.

Karena bujuk rayu tersangka, Miati dan Masriyah pun mendatangi rumah istri ke-4 tersangka di Desa Plakpak. Miati datang dengan membawa uang sebesar Rp 45 juta dan Masriyah Rp 30 juta. Kedua korban itu memberi uang sebanyak empat tahap hingga akhirnya terkumpul 75 juta.

Kepada korbannya, tersangka juga meminta syarat berupa bunga tujuh warna dan kertas koran sebagai bahan penggandaan uang. Setelah semuanya siap, uang Rp 75 juta dan potongan kertas koran plus bunga tujuh warna dimasukkan kedalam kotak kayu bergembok.

"Kunci gemboknya diserahkan tersangka kepada korban. Tersangka meminta kedua korbannya itu membuka kotak setelah 40 hari," papar Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Muhamad Kholil kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (14/12/2009).

Tapi apa yang terjadi, setelah 40 hari berselang, kedua wanita itu lalu membuka kotak berisi uang Rp 75 juta yang katanya akan berubah menjadi miliaran rupiah.

Namun, kedua wanita ini malah terkejut dan langsung pingsan, karena keduanya tidak melihat tumpukan uang yang ada di dalam kotak itu. Kedua wanita hanya melihat tumpukan potongan koran yang digunting mirip lembaran uang.

"Ternyata korban tidak menyadari jika tersangka mengantongi kunci duplikat yang digunakan untuk membobol uang di kotak milik korban," tukas AKP Kholil.

Mengetahui dirinya telah tertipu, kedua korban segera melaporkan kasus itu ke polisi. Namun, sebelum ditangkap, kedua tersangka terlebih dulu kabur.

"Setelah kami memburunya selama hampir enam bulan, akhirnya tersangka berhasil kami tangkap," kata Kholil bangga.

Kepada polisi, tersangka mengaku uang sebesar Rp 75 juta hasil penipuannya itu telah habis untuk membayar utang dan menghidupi 4 istrinya. (bdh/bdh)
Berita Terkait