Identifikasi Tan Malaka Terkendala Tulang yang Hancur

Identifikasi Tan Malaka Terkendala Tulang yang Hancur

- detikNews
Senin, 26 Okt 2009 10:03 WIB
Identifikasi Tan Malaka Terkendala Tulang yang Hancur
Kediri - Proses identifikasi untuk membuktikan kebenaran sebuah makam diyakini Tan Malaka, yang dibongkar 44 hari lalu hingga kini belum membuahkan hasil. Kondisi tulang belulang yang hancur diakui menjadi kendala utama.

Hal ini seperti diungkapkan keponakan Tan Malaka  Zoelfikar Kamarudin saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya. Sebelumnya, saat dibongkar tanggal 12 September lalu, tim identifikasi dari keluarga dan RSCM Jakarta menjanjikan hasil identifikasi bisa diketahui 30 hari mendatang.

"Kemarin Jumat saya datangi tim dokternya, karena sejak pagi saya tunggu nggak datang-datang ke rumah. Nah dari hasil pertemuan, proses identifikasi ternyata masih menemui kendala karena tulangnya hancur sehingga kandungan DNA-nya sedikit," jelas Pak Zoel, sapaan akrab Zoelfikar Kamarudin, Senin (26/10/2009).

Ditanya akan dilakukannya pengambilan sampel tulang baru untuk tambahan bahan identifikasi, kemungkinan tersebut diakui kecil. Dari tulang-tulang yang telah diambil dan dibawa ke Jakarta, sebagian besar merupakan tulang kaki dan paha bagian tubuh manusia dengan kandungan DNA terbesar.

Untuk hasil dari proses identifikasi, Pak Zoel memperkirakan dapat diketahui 10 hari ke depan. Hal ini setidaknya sesuai dengan janji tim dokter. "Mereka minta waktu 10 hari. Katanya nanti hasilnya akan dikirimkan ke rumah saya dalam sampul tertutup," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah makam di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri yang diyakini milik Tan Malaka, Sabtu, 12 September yang lalu dibongkar keluarganya. Langkah ini upaya mengungkap kebenaran atas makam yang ditemukan warga sekitar lokasi tahun 1949, tepat saat Tan Malaka diketahui hilang di Kabupaten Kediri.

Datuk Tan Malaka yang bernama asli Ibrahim merupakan pejuang kemerdekaan misterius. Hingga saat ini, tidak diketahui secara persis di mana dia dimakamkan. Proses kematiannya juga misterius, meski banyak tulisan bahwa dia meninggal setelah ditembak aparat militer. Sejarah Tan Malaka dihitamkan, karena dia dituding terlibat komunis.

(fat/fat)
Berita Terkait