Isu Siklon Tropis Parma mulai menyebar di Kabupaten Ngawi melalui SMS sejak Kamis pagi, (8/10/2009).
Sutrisno (34), salah seorang warga RT 4 RW 2 Desa Beran Kecamatan/kabupaten Ngawi kepada detiksurabaya.com mengatakan, adanya sms ancaman bencana angin topan membuat dirinya was-was dan memilih tinggal di rumah.
"SMS nyebar dan di HP saya tadi sekitar jam 7 pagi, dan saya sebarkan juga ke teman-teman lain. Karena dalam SMS juga ada imbauan untuk menyebarkan ke orang lain," jelas Sutrisno sambil menunjukan isi SMS.
Sutrisno menambahkan, meski dirinya khawatir dengan isi SMS tersebut, namun dirinya tidak percaya 100 persen.
SMS isu bencana angin yang diterima Soetrisno berbunyi, "Super Typhoon Parma, topan terkuat di bumi, 222km/jam & akan mengguncang Filipina sekitar tengah mlm ini. Indonesia akan terkena angin kencang. Jangan keluar rmh jika tidak perlu. Infokan ke teman2 dan org tercinta anda".
Sementara itu, dalam situs BMKG yang dikutip detiksurabaya.com menyatakan, Badai Tropis Parma tidak memberi dampak pada kondisi cuaca (tidak menimbulkan badai) di wilayah Indonesia.
Kondisi tanggal 8/10/2009 pukul 07.00 WIB, Posisi berada di 17.4LU, 122.2BT (sekitar 1600 km sebelah utara barat Laut Tahuna) Arah Gerak: selatan barat daya, kecepatan 4 knots (7 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia Kecepatan Angin Maksimum: 35 knots (65 km/jam). (bdh/bdh)










































