"Lokomotif lebih dulu menabrak dan menembus toko kemudian terguling," kata Kapolwil Malang, Kombes Rusli Nasution kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (23/9/2009).
Lokomotif KA BBM itu saat ini masih berada di dalam toko. Bangunan toko itu hancur. Tidak diketahui siapa pemiliknya karena saat peristiwa itu terjadi diduga toko dalam kondisi kosong.
Pantauan detiksurabaya.com di lapangan, 6 gerbong yang terguling posisinya tidak beraturan. Dua gerbong berada di rel jalur utama. Gerbong yang terguling semua rodanya terlihat terlepas.
18 gerbong KA BBM dalam kondisi kosong menabrak sebuah toko cat yang berada di dekat Stasiun Lawang. Kecelakaan ini mengakibatkan lokomotif masuk ke dalam toko tersebut yang berdiri di dekat rel cadangan Lokomotif masih tertahan di dalam rumah itu.
Sementara gerbong lain masih terguling. 11 gerbong yang tidak terguling saat ini sudah ditarik ke dalam stasiun yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. "Kami masih menyelidiki penyebab dari kecelakaan. Kami masih berkonsentrasi mengevakuasi korban yang terjepit," ungkap Rusli. (wln/wln)











































