Pria malang itu bernama Emmad (27). Dia dilarikan ke Puskesmas Sapeken karena kondisinya cukup parah. Petasan yang dimainkannya cukup besar. Sebesar botol air mineral berukuran sedang.
Menurut saksi mata, Jamal (42) petasan berukuran besar itu diduga meledak saat mengisi bahan petasan. Slongsongnya terhimpit keras dengan alat paku yang digunakan korban.
"Racikan obat petasannya memang disengaja dibuat cepat meledak. Sebab, selain dicampur dengan belerang, juga terdapat serbuk korek api sebagai campuran, sehingga saat terhimpit sedikit oleh paku mudah meledak," kata Jamal pada detiksurabaya.com.
Ledakan petasan itu terdengar keras dan hampir seperti bom ikan. Menurut Jamal ledakan petasan itu tidak sampai merusak rumah korban. (wln/wln)










































