Ujungnya, pelaku warga Jalan Bareng, Kota Malang babak belur dihakimi massa yang memergoki aksinya. Dalam kondisi luka lebam, pelaku digelandang petugas menuju mapolresta.
Menurut Andrian (20), seorang mahasiswa menjadi korban pencurian, mengaku mulanya dia memarkir motor di depan kampus UMM untuk fotokopi. Saat selesai fotokopi dirinya melihat pelaku mengendarai motor membawa helm fulface merk KYT miliknya di atas motor.
Melihat helm miliknya digondol pelaku, korban berteriak maling. Bersama warga yang berada di lokasi kejadian kemudian melakukan pengejaran.
"Pelaku terjatuh ketika akan membuang helm, warga kemudian ramai-ramai memukuli," jelas korban mengaku membeli helm seharga Rp 250 ribu kepada wartawan, Jumat (21/8/2009).
Tertangkap tangan mencuri, warga kemudian melaporkan ke polisi. Kini tersangka bersama barang bukti berupa helm merk KYT serta sebuah motor Yamaha Cripton N 4623 CI.
Rupanya tersangka nekat mencuri helm karena terhimpit kebutuhan ekonomi untuk membeli obat. "Saya butuh uang untuk beli obat," ujar tersangka sebelum menjalani pemeriksaan.
Sementara itu dari data di kepolisian pelaku merupakan penjahat kambuhan keluar masuk penjara dengan kasus pencurian.
"Pelaku menderita HIV/AIDS yang kita ketahui dari surat keterangan dokter yang ada di dalam dompetnya dan merupakan residivis pelaku pencurian," ujar Kepala Sentral Pelayanan Masyarakat Polresta Malang Ipda Marla Darius kepada detiksurabaya.com di Mapolres Malang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Malang.
(fat/fat)











































