Minibus Pengangkut Transmigran Jatuh ke Jurang, 9 Orang Luka

Minibus Pengangkut Transmigran Jatuh ke Jurang, 9 Orang Luka

- detikNews
Kamis, 16 Jul 2009 20:20 WIB
Trenggalek - Kecelakaan terjadi di kawasan perbukitan Jurang Edelman, Dusun Karangrejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Sebuah minibus pengangkut transmigran asal Papua masuk ke dalam jurang, hingga mengakibatkan 9 orang penumpangnya mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun, minibus bernomor polisi L 2035 KA itu masuk ke dalam jurang setelah pengemudinya, atas nama Suyoto (35), warga Desa Mejayan, Kecamatan Caruban, Madiun, diduga tidak menguasai medan. Meski sempat terguling hingga 5 kali, dan baru berhenti setelah menghantam pohon di lereng jurang.

Beruntung, seluruh penumpang tidak mengalami luka serius akibat mobil terguling-guling.

"Kalau nggak ada pohon ya mungkin kami semua sudah masuk ke jurang itu, dalamnya sekitar 15 meteran," kata Suyoto, saat ditemui wartawan di Puskesmas Desa Sidomulyo, Kamis (16/7/2009).

Ditanya mengenai awal mula petaka yang menimpa kendaraan yang dikemudikannya, Suyoto mengaku bermula setelah dirinya kehilangan kendali akibat bersimpangan dengan sebuah truk di tikungan tajam. Terlebih, pasca kehilangan kendali tersebut kendaraan yang dikemudikannya melindas bebatuan.

"Jaraknya sekitar 50 meter sebelum masuk Pasar Karangrejo, tikungannya ke arah kanan. Saat kehilangan kendali, saya merasakan roda melindas bebatuan keras dan langsung selip masuk ke jurang," ujar Suyoto.

Akibat kecelakaan tersebut, 8 penumpang dan sopirnya mengalami luka-luka serius. Suyoto sebagai pengemudi mengalami luka di bagian kepala, hidung, bibir dan tangan. "Kalau ini terkena pecahan kaca dan berbenturan dengan bodi bagian dalam. Kalau penumpang, kelihatannya juga mengalami luka yang sama," ungkapnya.

Secara terpisah Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Sartono, saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan, kecelakaan diduga disebabkan oleh tidak mahirnya pengemudi dalam menguasai medan yang dilaluinya.

"Secara kebetulan jalannya disana kan memang sempit, jadi mungkin saat mobil yang dikemudikannya berpapasan dengan truk dia langsung gugup," papar Sartono.

Untuk bangkai mobil sendiri, 1 jam pasca kejadian telah berhasil dievakuasi oleh Satlantas Polres Trenggalek, dengan mengerahkan 1 unit mobil derek.

(bdh/bdh)
Berita Terkait