Dinkes Sorot Kasus Ernawati

Dugaan Malpraktek

Dinkes Sorot Kasus Ernawati

- detikNews
Jumat, 19 Jun 2009 15:29 WIB
Dinkes Sorot Kasus Ernawati
Malang - Penderitaan Ernawati (30), seorang ibu yang lumpuh setelah menjalani operasi caesar 25 Mei 2009 lalu di RS Bela Kesehatan Bokor, Turen, disorot Dinas Kesehatan (Dinkes) Malang.

Dinkes akan meminta kejelasan dari pihak rumah sakit. Penjelasan ini untuk mengetahui secara jelas kronologis kejadian yang menimpa korban.

"Kami sudah minta kronologis dan klarifikasi kepada pihak rumah sakit," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr Agus Wahyu Arifin kepada detiksurabaya.com, Jumat (19/6/2009).

Agus menambahkan, pihaknya akan mempelajari kronologis penanganan medis yang diberikan kepada korban. "Ini agar kita mengetahui yang terjadi kepada korban," jelas mantan Direktur RS Kanjuruhan, Kepanjen.

Sementara perwakilan RS Bela Kesehatan Bokor, Turen, Lolo Suhartono mengaku, kini pihaknya masih melakukan pembahasan mengenai kejadian yang menimpa mantan pasien tersebut.

Dalam pembahasan ini pihaknya menghadirkan tim dokter dari rumah sakit lain, selain tim dokter dari RS Bela Kesehatan, Bokor, Turen. "Kami masih membahas masalah ini melalui rapat bersama dan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh dan menunggu hasil rapat," tegasnya saat memberi keterangan kepada wartawan.

Sebelumnya bermula perut terasa sakit saat usia kandungan 7 bulan, Ernawati (30) dilarikan ke RS Bela Kesehatan Bokor, Turen, Malang dan menjalani operasi caesar, 25 Mei 2009. Namun usai melahirkan anak kembar, pasien tiba-tiba lumpuh dan penglihatannya terganggu. Dalam operasi itu Ernawati melahirkan bayi kembar laki-laki. Satu diantaranya meninggal dunia.
(fat/fat)
Berita Terkait